Buka Jurusan Baru di Bidang Kemaritiman

TANJUNGPINANG (HK)- Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yakin di masa yang akan datang, Kampus UMRAH nantinya akan menjadi kampus besar yang berbasis kemaritiman.
Hal tersebut diungkapkan Rektor UMRAH, Prof. Syafsir Akhlus pada acara Bincang Pagi bersama Media Tanjungpinang, di Kampus UMRAH Dompak, Jumat (12/12).

Di masa akan datang, UMRAH akan memposisikan pada porsi kemaritiman yang cukup besar. Namun menurutnya, UMRAH tidak akan meninggalkan jurusan keguruan di kampus tersebut.

“Kedepanya kampus ini akan berbeda dengan yang lain. Porsi Kemaritiman akan kita kembangkan lagi. Dan saat ini kita akan membuka jurusan baru di bidang kemaritiman,” terangnya.

Ia mengatakan, apapun yang terjadi di masa lalu akan menjadi pelajaran dan sejarah untuk perkembangan kampus tersebut. Move On tentunya menjadi salah satu jurus jitu untuk membuat kampus UMRAH menjadi salah satu kampus yang berbasis Maritim dan terbesar di Indonesia.

“Memang selama ini kemaritimanya belum kelihatan. Saya tidak mau lagi mengenang masa lalu. Kedepanya kita akan membangun Kepri dan memberikan yang terbaik untuk Kepri,” ujarnya menjelaskan.

Salah satu langkah yang sudah di ancang-ancang oleh Akhlus yakni membuka tiga jurusan. Dua di antanya jurusan bidang kemaritiman. Dua jurusan yang berbasis Kemaritiman yakni Teknik Perkapalan dan Transportasi laut.

“Dua jurusan itu di bawah Fakultas Teknik. Sedangkan satu lagi kita bikin jurusan Ekonomi Pembangunan di bawah Fakultas Ekonomi,” tambahnya.

Untuk tenaga pengajar sendiri, secepatnya akan terus ditambah dan terus dicari oleh manajemen Kampus tersebut. Menurutnya, mencari tenaga pengajar tidaklah susah yang penting mereka mempunyai jaringan yang kuat.

“Kita merekrut satu tenaga pengajar, dan satu orang yang kita rekrut itu mempunyai jaringan yang banyak, pasti tidak akan susah untuk mencari pengajar yang akan kita bawa ke sini,” tandasnya.

Mereka juga akan memanfaatkan para pekerja galangan kapal yang sudah mempunyai kemampuan bagus. Apalagi mereka yang sudah pensiun, dari pada ilmunya tidak terpakai. Menurut Akhlus para pensiunan tersebut akan sangat senang jika diberikan kesempatan mengajar seperti itu.

“Kita lihat, para pekerja galangan kapal. Mereka itu lulusan-lulusan terbaik semua dari berbagai universitas ternama. Jadi tidak terlalu sulit untuk mencari tenaga pengajar,” ujarnya kembali.

Lebih lanjut ia mengatakan, tahun 2015 mendatang UMRAH Tanjungpinang akan membuka beberapa jurusan baru berbasis kemaritiman.

“Segala keperluan administrasinya saat ini sedang disusun. Seperti nantinnya ada, Jurusan Teknik Perkapalan, Teknik Transportasi Laut, dan Ekonomi Pembangunan yang berciri khas kemaritiman berkonsepkan blue economy,” jelasnya.

Dengan bertambahnya jurusan baru tersebut, sambung Syafsir, hampir dapat dipastikan ke depannya akan ada peningkatan infrastruktur kampus yang signifikan. “Jelas untuk infrastruktur akan bertambah,” ucapnya.

Masih dikatakan Syafsir, ke depan pihaknya akan melobi Pemerintah Pusat agar mendukung rencana besar menjadikan UMRAH sebagai perguruan tinggi berbasis maritim terkemuka.

“Pusat juga sudah tertarik dengan konsep yang kami tawarkan,” ujarnya lagi.

Selain melobi Pemerintah Pusat, Syafsir menyebut, UMRAH Tanjungpinang di tahun 2015 mendatang juga akan menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi dari luar negeri yang sama-sama menaruh konsentrasi pembangunan sektor maritim.

“Pasti, kita akan menjalin kerja sama dengan PT dari luar negeri yang sama meningkatkan pembangunan di sektor kemaritiman,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Akhlus juga mengucapkan terima kasih kepada awak media yang menyempatkan diri untuk menghadiri acara bincang pagi tersebut. Menurutnya, kordinasi antar media memang sangat diperlukan untuk memajukan UMRAH dikemudian hari.(cw72)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here